Sudahkah Kamu Mencoba Kuliner Sumatera Barat ini?

Jacinda GunawanFood & Drink, ReportsLeave a Comment

Sumber foto: pixabay.com

Jelang akhir pekan atau akhir tahun adalah waktu favorit untuk merencanakan liburan bersama keluarga atau orang tercinta. Hal mengasyikkan yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi lokasi liburan kamu adalah: wisata kuliner! Salah satu surga wisata kuliner di Indonesia berada di Sumatera Barat. Sajian menu makanan yang variatif dan racikan bumbu khas-nya yang menggugah selera membuat masakan tradisionalnya mudah beradaptasi di lidah masyarakat. Tak ayal, kuliner Sumatera Barat dapat ditemukan di seluruh wilayah di Indonesia karena cita rasa dari makanannya yang memang sukar untuk dilupakan dan nagih. Nah, apa saja sih kuliner Sumatera Barat yang populer? Yuk, simak kuliner Sumatera Barat yang Wanderial rangkum untuk kalian para Wanderers!

 

Apa saja makanan khas Sumatera Barat?

Saat membahas mengenai makanan khas favorit provinsi ini, yang pertama tentu saja adalah rendang. Kuliner Padang ini merupakan makanan iconic Indonesia yang menyabet posisi pertama sebagai World’s 50 Most Delicious Foods melalui polling CNN. Rendang dibuat dari daging yang diolah bersama dengan bumbu dan rempah-rempah melimpah. Kombinasi rasa gurih santan kelapa dan pedas cabai yang meresap ke daging membuat cita rasa masakan ini sulit dilupakan. Bahkan untuk lidah foreigners sekalipun, lho! Wisatamu ke Padang akan kurang lengkap apabila kalian melewatkan citarasa orisinil dari makanan tradisional Minangkabau ini.

Menu lain yang perlu dicoba saat kalian melakukan wisata kuliner di Sumatera Barat adalah dendeng balado. Makanan ini berbahan dasar daging yang dipotong tipis dan dibaluri bumbu rempah-rempah. Sebelum digoreng, dendeng ini dijemur hingga kering dan diberikan bumbu cabai merah untuk menambah rasa pedas yang banyak digemari. Setelah dendeng balado, pastikan tidak lupa untuk mencoba dendeng batokok atau dendeng yang ditumbuk setelah digoreng dan disajikan dengan cabai merah di atasnya sebagai pelengkap. Tidak akan menyesal!

Untuk cemilan ringan, kalian bisa mencoba karupuak sanjai. Cemilan ini dibuat dengan bahan dasar singkong yang diiris tipis dan diberi bumbu balado pedas. Jika tidak suka rasa pedas pada cemilan, kalian bisa menyicipi galamai, dodol khas minang yang berbahan dasar tepung ketan yang dimasak bersama santan kepala dan gula tebu atau aren. Enak dan manis! Selain itu, ketika kalian mengunjungi Danau Maninjau, cobalah palai rinuak. Cemilan tersebut dibuat dari ikan rinuak yang berasal dari danau, diberikan campuran bumbu dan parutan kelapa dan dibungkus dengan daun pisang yang packaging-nya akan mengingatkanmu pada pepes. Jangan hanya penasaran, dicoba juga ya!

 

Di mana saya bisa menemukan kuliner unik Sumatera Barat?

 

Kuliner Sumatera Barat didominasi daging, ya? Oh, tunggu dulu. Mungkin jarang ada orang yang tahu bahwa tak jauh dari Padang, di kawasan wisata Mandeh yang terkenal sebagai The Paradise of The South karena pesona alamnya, terdapat kuliner unik yang patut dicoba. Selama ini yang kita tahu, rendang dibuat dari daging, bukan? Tapi jangan salah, rendang tidak hanya bisa dimasak dengan bahan daging ayam atau sapi saja. Di kawasan wisata Mandeh ini, kalian akan disuguhkan dengan menu khas mereka, rendang seafood.

Bahan dasar rendang seafood yang digunakan adalah gurita, lokan, cumi-cumi, udang dan ikan lainnya. Tak perlu mengkhawatirkan kesegaran ikan yang dijadikan sebagai bahan baku, sebab ikan yang digunakan berasal dari Laut Mandeh itu sendiri. Kalian juga bisa memilih sendiri hasil laut yang akan dimasak saat masih hidup untuk menjaga kesegaran ikan-nya, lho! Gurih santan akan berpadu dengan segarnya ikan laut yang ditambahkan bumbu pedas akan kian menggugah selera makan. Selain rendang, kuliner di kawasan wisata Mandeh ini juga menyediakan lobster, kepiting serta berbagai ikan karang lainnya yang dipadukan dengan saus Padang saat dihidangkan. Harga yang dipatok pun cenderung terjangkau. Rendang gurita dibanderol dengan harga sekitar Rp. 60.000,- sementara lobster yang disajikan dengan saus tiram atau lada hitam dapat kalian nikmati dengan harga di kisaran Rp. 20.000,- saja per ons-nya.

 

Jika kalian ingin mengetahui lebih lanjut mengenai destinasi wisata Mandeh, kalian bisa simak informasi lebih lanjutnya di sini. Kawasan wisata Mandeh ini bahkan diakui oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, sebagai Raja Ampat-nya Sumatera, lho! Yakin nggak mau menyicipi keindahan wisata bahari di sini dengan orang terkasih atau solo short-gateway dari padatnya rutinitas sambil menyicipi ragam kuliner yang menggiurkan?

Diskusi / Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *