Menelusuri Kuliner di Korea Selatan

Putri AndhikaFood & Drink, Reports, StoriesLeave a Comment

Ketika bepergian ke luar negeri, rasanya belum sah jika belum mencoba berbagai macam kuliner yang terkenal di sana. Setidaknya makanan pinggir jalan yang disajikan oleh kedai-kedai minimalis dengan tulisan besar yang menarik minat pembeli. Menarik, bukan? Salah satu negara yang terkenal dengan ragam makanan pinggir jalannya adalah Korea Selatan. Misalnya tteokbokki, bibimpap, dan ramyeon. Penasaran dengan rasa orisinil mereka?

Apa sih macam-macam makanan di Korea Selatan?

Berbicara soal kuliner Korea Selatan, pertama dari yang paling utama dalam makanan Korea Selatan adalah kimchi. Siapa sih yang tidak mengenal kimchi? Si sawi pedas asam hasil fermentasi ini merupakan makanan paling tradisional di Korea Selatan. Makanan ini pasti selalu menjadi makanan pendamping di setiap hidangan yang ada dan dijual dengan harga ₩3000 setiap 500 gram. Jadi jangan khawatir tidak akan menemukannya ketika berkunjung ke Korea Selatan.

Tteokbokki adalah makanan khas Korea Selatan kedua yang paling dikenal. Kue beras merah pedas ini cukup mudah ditemui ketika kamu sedang berada di Korea Selatan. Biasanya kedai-kedai pinggir jalan yang berupa gerobak menyediakannya bersama makanan-makanan lain seperti hotteok, gimbap, sundae, dakkochi, odeng, mandu, dan anju bersama minuman beralkohol khas Korea yaitu soju. Oh ya, kedai ini biasa disebut pojangmacha. Harga-harga makanan di pojangmacha ini mulai dari ₩1000 tiap satu cup kecil atau per satu tusuk odeng dan untuk minumannya sekitar ₩3000. So, mikir apa lagi buat mampir? Di pojangmacha kamu bisa mendapat beberapa makanan sekaligus loh!

Bosan dengan makanan kecil pinggir jalan? Tenang. Korea Selatan punya makanan berupa nasi dengan beberapa lauk di atasnya seperti wortel, tauge, bayam, mentimun, daging sapi, telur, dan saus pedas gochujang. Makanan ini bernama bibimbap yang memiliki arti ‘nasi campur’. Rasa manis dan gurih dengan sedikit nuansa pedasnya bikin nagih deh! Untuk harganya mulai dari ₩6000 tergantung restoran mana yang menjadi pilihanmu.

Apabila tidak suka sayur, bulgogi adalah pilihan yang tepat. Olahan daging khas Korea Selatan ini benar-benar menggoda selera. Betapa tidak membuat tergiur, dari wanginya saja sangat menggugah selera. Kebanyakan bulgogi disediakan di dalam restoran dan disajikan beserta alat pemanggang atau dengan hotplate. Biasanya orang-orang memakan bulgogi dengan taburan wijen, atau yang lebih tradisional adalah dengan bawang putih yang kemudian dibungkus dalam daun selada. Harganya pun bervariasi, misalnya yang ada di gerobak pinggir jalan cuma ₩4000. Hmm, Yummy…

Beralih pada makanan yang berbau hasil laut, kamu bisa jadikan jjampong sebagai pilihan. Jjampong adalah mi kuah yang memiliki rasa pedas dengan campuran makanan hasil laut seperti kerang hijau, udang, dan cumi yang dipadukan dengan gochugaru alias bubuk cabai khas Korea Selatan. Tapi jika tidak ingin yang pedas, ada beberapa restoran yang menyediakan tingkatan pedas. Untuk menikmati seporsi jjampong ini, harganya sekitar ₩7000 per mangkuk.

Kalau kamu berkunjung ke Korea Selatan pada hari Chuseok, jangan lupa mencicip songpyeon yang biasa dibuat oleh orang-orang Korea Selatan pada perayaan tersebut. Songpyeon sendiri merupakan kue dengan rasa manis yang dibuat dari biji-bijian. Tidak akan membuat eneg, deh! Rasanya pasti lebih nikmat jika dimakan sambil menikmati festival Chuseok di taman-taman. Kamu bisa mendapatkannya mulai dari ₩10000 per kg di supermarket.

Ingin makan makanan yang dijamin halal di Korea. Ada di mana ya?

Itaewon, pasti akan segera diucapkan oleh seseorang di Seoul jika kamu mencari tempat yang menyediakan banyak makanan halal. Memang agak sulit mencari makanan Korea Selatan yang halal, apalagi jika itu berupa makanan khas karena kebanyakan menjual makanan khas Timur Tengah dan khas Asia Selatan. Namun jika kamu sedang berkunjung di Itaewon, misalnya di Restoran Korea Eid. Di sana menjual makanan khas Korea Selatan seperti bulgogi dan beberapa makanan halal lain dengan komposisi daging sapi atau makanan laut. Harga makanan di Korea Selatan khususnya yang berlabel halal ini sedikit lebih mahal namun tidak jauh berbeda dengan harga makanan pada umumnya, yaitu berkisar antara ₩8000 – ₩13000 untuk satu porsi dengan beberapa side dish. Jangan khawatir soal rasa karena akan sama lezatnya dengan yang dijual umum di restoran Korea biasa, kok!

Sekadar tips jika hendak mencari makanan halal di Korea Selatan, sebaiknya bertanya “di mana saya bisa menemukan tempat ibadah umat Muslim?” sebab orang Korea masih banyak yang belum paham apa itu makanan halal dan biasanya akan ada beberapa restoran halal di sekitar masjid. Selamat berwisata kuliner!

 

Diskusi / Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *